Fakultas Psikologi

Video tentang Resiliensi Berhasil Bawa Tim Psikologi Raih Gelar Juara I

diupload pada: 14 November 2022
Share artikel berita ini
Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha kembali cetak prestasi dalam sebuah kompetisi. Kali ini, Psikologi UK Maranatha mengirimkan lima mahasiswanya mengikuti kompetisi Psychedelic 2022 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali. Kelima mahasiswa tersebut adalah Revania Andrea, Grace Erlina Lukas, Fransisca Fany Sandi Putri, Vivin Arista, dan Victoria Hannah Pali. Tim yang diketuai oleh Revania ini berhasil menyabet gelar Juara I untuk kategori Video Edukasi.

Di bawah dampingan Marissa Chitra Sulastra, M.Psi., Psikolog, Tim Revania berhasil mengungguli lawan-lawannya asal Universitas Gadjah Mada dan Universitas Sebelas Maret di babak final. Proses pengerjaan video dimulai pada 9 Juli hingga 14 Agustus 2022, dan pengumuman pemenang disampaikan pada 25 September 2022.

Selama persiapannya, Tim Revania mengaku, kekompakan tim sangatlah baik, kerja sama antaranggota sangat tinggi dan sistematis. Dimulai dari menentukan timeline, mendiskusikan konsep video, serta pembagian tugas yang merata. Karena bukan berasal dari jurusan yang memang mumpuni di bidang editing video, Tim Revania memerlukan waktu yang lebih lama untuk proses editing. Namun, kendala tersebut tidak menjatuhkan semangat mereka. Berkat kerja sama dan kekompakkan antaranggota tim yang baik, setiap kendala berhasil teratasi dan video pun dapat dikumpulkan tepat waktu.

Terdapat dua subtema yang disediakan oleh penyelenggara, dan tema yang dipilih oleh Tim adalah “Langkah-Langkah Beradaptasi Kembali ke Rutinitas Sebelum Pandemi”. Judul dari video yang mereka buat adalah “Merakit Resiliensi”. Latar belakang video yang dibuat adalah mahasiswa yang pada tahun ini sudah kembali berkuliah on-site di kampus. “Video ini mengangkat situasi yang kami rasakan sendiri sebagai mahasiswa Maranatha. Kami memberikan edukasi melalui media video mengenai tips and trick supaya mahasiswa dapat lebih siap untuk kembali ke rutinitas seperti hari-hari sebelum pandemi, di saat kuliah memang sepenuhnya on-site,” ujar Revania menjelaskan.

Revania juga melanjutkan bahwa mereka memberikan berbagai gambaran banyaknya perilaku-perilaku baru yang muncul dengan tujuan untuk menghilangkan atau mengalihkan perasaan-perasaan negatif selama pandemi Covid-19. Hal tersebut dibuat agar penonton bisa turut merasakan hal yang mereka alami selama pandemi.

Selain itu, video yang dibuat juga mengangkat konteks kuliah yang diadakan secara hybrid yang dianalisis dengan teori resiliensi dalam ilmu psikologi. “Video edukasi kami menggunakan satu teori yang kuat, yang langsung dapat diaplikasikan dalam tema. Lalu, video kami juga langsung to the point mengarahkan tips sehingga penonton dapat mendapatkan informasinya dengan cepat,” tutur Revania mengenai keunggulan video yang telah mereka buat. Ia juga melanjutkan, “Harapan kami, penonton yang menonton video edukasi ini dapat merakit resiliensi, menerapkan tips and trick yang dipaparkan sehingga lebih siap untuk beradaptasi di era new normal ini.“ (vir/gn)

Share artikel berita ini
Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Berita Terkait
TELAH RILIS,